Skip to main content


LAUTAN CAHAYA DARI BUKIT NOBITA


Pemandangan dari Bukit Nobita di malam hari.
Antusias pengunjung sangat tinggi ketika mengunjungi Bukit Nobita, karena pemandangannya sangat memukau apalagi ketika senja tiba. Bahkan, di malam hari kota Padang terlihat indah seperti lautan cahaya.

Lubuk Begalung, Yekaziru News-Fenomena Bukit Nobita kini menjamur di kalangan masyarakat. Sejak akhir tahun 2014 sampai saat ini Bukit Nobita masih saja menjadi sasaran pengunjung untuk berwisata. Karena bukit itu mirip seperti pemandangan bukit belakang sekolah Nobita. Dari pengakuan masyarakat setempat yang bernama Efrizal (25), “Memang bukit itu mirip seperti pemandangan bukit belakang sekolah Nobita dalam serial film kartun Doraemon”.
Sebenarnya bukit tersebut bernama Bukit Tigo Tungku Sejarangan, sebab di puncak sana terdapat tiga buah batu yang mengelilingi satu pohon besar. Tempat itu lebih tepatnya berada di Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat. Faktanya, berdasarkan dari informasi yang diperoleh, asal muasal nama Bukit Nobita berasal dari seorang mahasiswa Unand yang berkunjung ke Bukit Nobita. Ia mengatakan bahwa pemandangan di bukit itu mirip seperti pemandangan bukit belakang sekolah Nobita, kemudian diusulkanlah nama bukit itu menjadi Bukit Nobita.
Pengunjung Bukit Nobita tidak hanya berasal dari kota Padang saja, tetapi banyak berasal dari daerah lain seperti Pesisir Selatan, Pasaman, bahkan dari luar Sumatera Barat. Bagaimana tidak, pemandangannya menyuguhkan ribuan cahaya saat malam tiba seperti lautan cahaya. Apalagi untuk pergi ke sana tidak membutuhkan biaya yang banyak, hanya dengan uang Rp. 3.000 saja, kita sudah bisa menikmati keindahan di Bukit Nobita.
Bukit Nobita bukan hanya untuk hiking saja, bahkan banyak pengunjung yang mengadakan camping (berkemah). Tempat tersebut dipilih sebagai area camping karena suasananya tidak cukup untuk dinikmati satu hari saja. Hal itu disebabkan dari keinginan pengunjung yang ingin menyaksikan matahari terbit ketika pagi datang, sehingga Bukit Nobita bisa dinikmati atau dikunjungi kapan saja.(YZ)

Comments

Bola Sepak

Klub Egy Maulana Vikri akan Raih Double Winners ?

Klub Egy Maulana Vikri akan  Raih Double Winners ? Egy Maulana Vikri yang merupakan salah satu talenta muda Indonesia saat ini sedang berkarir dan mencoba peruntungannya di Eropa. Egy saat tergabung bersama klub Lechia Gdansk yang berkompetisi di Polandia. Saat ini klub Egy tersebut berpeluang Double Winners di Polandia. Dilansir BOLASPORT.COM - Klub yang dibela Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, berpotensi meraih gelar double winners  di kompetisi Polandia musim 2018-2019 . Lechia Gdansk saat ini tengah memimpin klasemen sementara Ekstraklasa sampai pekan ke-29. Pasukan Bialo-Zieloni (putih-hijau) kini mengoleksi 60 poin dari 29 laga, unggul 6 poin dari pesaing terdekat mereka, Legia Warszawa. Dengan demikian, Lechia Gdansk  dipastikan akan masuk ke babak championship round meski masih menyisakan satu pertandingan reguler. Dalam championship round nanti, Lechia akan berjuang melawan 7 tim lain yang berhasil finis di peringkat 8 besar kompetisi reguler. Poin yang dihasilkan dar

Timnas Indonesia akan kedatangan Pemain Naturalisasi Lagi?

Timnas Indonesia akan kedatangan Pemain Naturalisasi Lagi?  Setelah Terpilihnya Simon MecMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia Senior, ia berencana akan merombak besar-besaran Timnas Indonesia. Salah satunya dengan cara memanggil pemain naturalisasi asal Indonesia yang berkarir di liga top Eropa.   Sebenarnya ini bukan hal baru di kancah persepakbolaan Indonesia sendiri, Naturalisasi sendiri sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh induk sepak bola Indonesia yakni, PSSI. Sebelumnya ada beberapa pemain yang dinaturalisasi Indonesia yang berhasil menjadi juru gedor di timnas, diantaranya Cristian Gonzales,Toni kussel, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly.   Dengan terpilihnya Simon MecMenemy sebagai pelatih Indonesia, ia berhasrat untuk memanggil pemain keturunan inIndones yang berkompetisi di Eropa, suaranya Sandy Walsh,Nafarone foot,dan Joy suk.      Apapun keputusan yang diambil oleh Pelatih indonesia dan PSSI, jika itu demi kemajuan sepak bola Indonesia, tidak salahnya k

Klub Firza Andika Berada di Jurang Degradasi ?

Firza Andika salah satu talenta terbaik Indonesia saat ini sedang berkarir di salah satu liga di Eropa. Saat ini Firza Andika bersama klub kasta kedua liga Belgia yaitu AFC Tubize. Dan Firza sendiri belum sekalipun dimainkan di tim utama AFC Tubize karena masih dalam proses adaptasi. Saat ini klub Firza Andika sedang berjuang dari jurang degradasi agar bertahan di liga2 Belgia musim depan. Dilansir dari BOLASPORT.COM - Klub yang dibela Firza Andika, AFC Tubize, tengah berjuang untuk lolos dari zona degradasi di kompetisi kasta kedua Liga Belgia atau Liga Proximus 2018-2019. Dengan format yang dimiliki oleh Liga Proximus, AFC Tubize saat ini sedang berjuang di play-off zona degradasi. Hal itu didapat setelah klub berjuluk The Red Gold itu hanya mampu finis di peringkat kedelapan atau terakhir dengan mengoleksi 23 poin pada kompetisi reguler musim 2018-2019. Bersama tiga tim papan bawah lain, Tubize harus berjuang untuk menyelamatkan tempatnya di Liga Proximus musim depan lewat play